Luas lahan Kantor Kecamatan Mekar Baru yang cukup luas sangat mendukung untuk dikelola atau di manfaatkan sebagai ruang terbuka public (kawasan edukasi) untuk memenuhi kebutuhan bagi anak dan masyarakat pada umumnya, Sehingga penerapan prinsip-prinsip Good Governance nantinya bisa diwujudkan secara optimal.
Kebutuhan akan ruang terbuka yang dapat memberikan edukasi Pendidikan merupakan upaya untuk menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas dalam memasuki era globalisasi yang penuh dengan berbagai tantangan. Tujuan pembangunan nasional adalah mewujudkan masyarakat adil makmur yang merata baik material dan spiritual berdasarkan Pancasila. Salah satu bagian penting dalam komponen masyarakat Indonesia adalah anak usia dini karena anak usia dini adalah pemilik masa kini dan masa depan bangsa. Untuk itu, pengembangan anak khususnya anak usia dini secara menyeluruh mencakup kesehatan dasar, pengembangan emosi serta pendidikan.
Pemegang peranan penting dalam mewujudkan generasi bangsa yaitu pendidikan berkualitas, yang dimulai dari pendidikan anak usia dini yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal dalam menumbuh kembangkan seluruh potensi anak baik melalui kemampuan motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa, nilai agama dan moral, ataupun melalui seni budaya.
Segala bentuk kegiatan pendidikan anak dikembangkan dalam sistem pembelajaran harus terencana dengan baik sesuai dengan tingkat pencapaian anak. Pendidikan diarahkan untuk memfasilitasi tumbuh kembang anak secara sehat dan optimal sesusai dengan nilai, norma, dan harapan masyarakat.
Kawasan edukasi memiliki 3 jenis fungsi, yaitu fungsi ekologis untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, fungsi estetis/arsitektural untuk menciptakan keindahan lingkungan dan fungsi sosial sebagai tempat interaksi sosial masyarakat dan peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk memenuhi fungsi sosial tersebut, maka kawasan edukasi harus bersifat responsif, demokaratis dan bermakna. Kawasan edukasi yang bersifat responsive adalah kawasan yang dirancang dan diatur untuk melayani berbagai kebutuhan (needs) dari penggunanya. Kebutuhan dasar yang mempengaruhi kepuasan manusia dalam kawasan edukasi antara lain kenyamanan, relaksasi, keterlibatan aktif dan keterlibatan pasif.
Sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Mekar Baru telah ditetapkan beberapa inovasi pada setiap tahun. Pada tahun 2020 Kecamatan Mekar Baru telah menetapkan 4 Inovasi antara lain RPTRA (Ruang Publik Terbuka Ramah Anak), Pojok Baca, Taman Toga dan Jogging Track Ramah Lansia sedangkan pada tahun 2021 telah ditetapkan 3 inovasi antara lain Taman Hidroponik, Mini Zoo dan Mini Museum, 2025 telah dibangun kawasan Pojok UMKM dan panggung Gembira, yang semua itu dipusatkan menjadi satu kawasan yang bernama Taman Edukasi Membara.
Tujuan
Tujuan Jangka Pendek
Terbangunnya kawasan edukasi Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap sarana edukasi dan rekreasi untuk anak-anak usia dini dan masyarakat secara umum dan mensejahterakan para pelaku UMKM Kecamatan Mekar Baru.
Tujuan Jangka Menengah
Meningkatkannya kualitas pelayanan dan Ekonomi Kreatif di kecamatan Mekar Baru.
Tujuan Jangka Panjang
Meningkatannya kualitas sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat.
Manfaat
Manfaat Bagi Instansi meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat


Manfaat bagi Stake Holder terpenuhinya ruang terbuka public (kawasan edukasi)
Manfaat bagi Publik bertambahnya sarana edukasi, menambah sumber fungsi ekologis untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, fungsi estetis/arsitektural untuk menciptakan keindahan lingkungan dan fungsi sosial sebagai tempat interaksi sosial masyarakat dan peningkatan ekonomi masyarakat.